Tampilkan postingan dengan label Renungan hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan hati. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Februari 2014

Pernahkan berpikir hidup akan seperti ini?

Mari kita duduk diam sejenak dan berpikir, apa yang sudah kita capai hingga usia saat sekarang ini ? Seberapa banyak impian dan harapan yang kita minta dari Tuhan , berhasil kita dapatkan melalui perjuangan kerja keras kita sendiri ataupun bantuan orang lain ? Siapapun Anda , berapapun usia Anda sekarang ini, pernahkah kita sangka, hidup kita hingga detik ini, bakalan seperti ini ???
39cca99935b4ff3be2bc422c94676012_kkk
Iya, entah kesuksesan yang telah diraih, hidup yang “sempurna” dengan berbagai kebahagiaan baik secara batiniah maupun jasmaniah, karir yang mantap dengan penghasilan yang jauh diatas rata- rata, mempunyai pasangan hidup yang baik dan penyayang, telah menjadi seorang yang sosial yang telah bisa membantu meringankan hidup orang lain, mempunyai keseimbangan hidup antara karir, keluarga dan agama, mempunyai nama dan kedudukan yang terpandang.Atau telah mempunyai hidup sederhana, hidup penuh keharmonisan, hidup penuh suka cita , mempunyai kehangatan ditengah keluarga yang saling menyayangi dan saling mengasihi, atau bahkan , saat ini sedang galau, belum mempunyai pekerjaan yang tetap, keluarga yang berantakan, putus sekolah dengan berbagai alasan yang ada, dan sebagainya.
6c9284fa74e8b4a8cca56eceecbc37c5_ll
Banyak jalan hidup yang telah kita lalui dari begitu kita dilahirkan sampai saat ini. Berjuta peristiwa dan kejadian yang telah kita lewatkan, baik suka, senang dan bahagia, atau duka, lara dan menderita, sendiri maupun bersama- sama dengan kelompok hidup kita, keluarga dan teman- teman. Banyak sekali cerita hidup yang tidak akan pernah bisa kita lupakan begitu saja. Bagaimana cerita kamu meraih kesuksesan , bagaimana cerita kamu terjatuh didalam lembah kehidupan dan berusaha bangkit kembali, bagaimana kamu berjuang dan mempertahankan hidup. Kemudian itu semua hanya tersimpan dan menjadi kenangan yang akan dibawa sampai akhir hayat.
Merantau, jauh dari keluarga, ada yang dari kecil, tinggal di kota orang lain, bahkan jauh dinegarai orang, dengan berbagai resiko hidup sendiri jauh dari keluarga. Menjadi anak yatim piatu, sejak kecil ,siapa yang menginginkannya? Terjebak ditengah kejamnya kehidupan ini? Menjadi seorang yang kejam dan tidak berhati nurani, atau apapun itulah, pernahkah kamu sangka , akan mempunyai hidup seperti hari ini?
Ada yang semasa kecil, hidup dan besar dikampung, sekarang sudah besar, bisa tinggal dan hidup sukses dikota besar. Ada yang dulu, hidup serba berkecukupan, sekarang , apapun tidak ada. Dulu yang bukan siapa- siapa, sekarang telah menjadi siapa - siapa yang dikenal dan dipuja. Dulu, hanya seorang anak kampung, sekarang , menjadi seorang pengusaha sukses. Dulu, iman dan taqwa, rajin “sembahyang” dan taat agama, sekarang, berada didalam penjara. Dulu tinggal dirumah yang besar dan megah, sekarang malah tinggal dibawah kolong jembatan, atau sebaliknya. Dan masih banyak cerita hidup dan kehidupan lain yang tidak perlu saya tuliskan disini.
Dengan jalan hidup yang kamu miliki dimasa lalu hingga saat ini, dengan berbagai peristiwa hidup yang turut ambil bagian dalam membuat hidupmu masa kini, pernahkah kamu sangka, kamu akan mempunyai hidup seperti saat ini? Apapun hidup dan kenyataan hidup saat ini, apapun profesi hidupmu, apapun yang sedang lakoni dan kamu jalani saat sekarang ini, baik kesuksesan atau sebaliknya. Banyak hal diluar logika yang terjadi, kenapa bisa terjadi begini ya, kenapa begitu ya? Yang artinya, kita sendiri tidak pernah , bagaimana itu bisa terjadi ? Bagaimana kamu bisa menikah dengan pasangan hidup anda yang mempunyai kota kelahiran yang berbeda? Bagaimana kamu bisa bekerja dinegara lain, hidup dan menikah dengan orang dari negara lain pula?
59809322dd7f0f214a985be7e1a40dbf_jkkl
Hidup adalah hidup. Hidup adalah proses. Hidup adalah sebuah perjalanan, sebuah pilihan, sebuah tantangan. Hidup itu perjuangan. Hidup itu tergantung bagaimana kamu mengartikannya. Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi pada hidup kita selanjutnya, walau satu detik dari sekarang. Kita hanya bisa menjalaninya, bekerja keras untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Bisakah kamu bayangkan , apa yang akan kamu dapatkan dihidupmu 1 tahun , 5 tahun atau 10 tahun mendatang?
Karena itu, untuk siapapun dari kita, termasuk saya, harus banyak belajar dari pengalaman hidup yang sudah lewat. Menjadi seorang lebih giat dan bekerja keras, bisa mendapatkan keseimbangan hidup antara karir, keluarga dan agama. Karena kita tidak pernah tau akan seperti apa hidup kita dimasa depan, maka, kita harus manfaatkan hidup kita saat ini, sebaik mungkin dalam menjalankan hidup, bisa bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan, jangan menunda - nunda apa yang bisa dikerjakan, lakukanlah yang terbaik, perjuangkanlah cita- cita , berusaha sekuat tenaga dan berdoa. Semoga , kita bisa mendapatkan hidup dimasa depan yang sesuai dengan impian kita semua . Amin…
With Love,
-Semoga semua mahluk hidup berbahagia-

Senin, 30 Desember 2013

Hidup : Bagaimana kita menghadapinya ???

Ketika kamu dihadapkan pada satu masalah atau satu peristiwa yang sangat tidak menguntungkan bagi kamu. Tentu satu perasaan yang pertama yang kamu rasakan adalah kecewa. Setelah dari itu akan ada sangat banyak perasaan yang berkembang dari satu perasaan kecewa itu. Perasaan marah, dengki, sedih hingga menangis, perasaan tidak karuan, perasaan yang sangat menyakiti hati, bisa juga kemudian timbul perasaan dendam. Semuanya adalah perasaan , perasaan terhadap satu masalah yang sedang kamu alami. Tergantung apa itu dan bagaimana masalah itu, peristiwa yang tidak diinginkan.
Kemudian setelah dari itu, setelah semua campur aduk menjadi satu, terkadang kita sudah tidak bisa membedakan lagi, saking tidak bisa menerima keadaan itu, kita bisa saja jadi lupa diri, kita bisa terjebak dalam perasaan yang membuat kita seolah kehilangan jati diri. Peristiwa yang membuat kita kehilangan sesuatu, kehilangan hal yang kita cintai, kehilangan orang yang kita cintai. Kita menjadi mengurung diri, kita bersedih, kita marah dan kita tidak terima.
Ada satu kata lagi kemudian yang selalu muncul ditengah kondisi itu. Pasrah, iya kita selalu diminta untuk pasrah kemudian tabah dalam menghadapi segala sesuatu. Kita diminta ikhlas dalam menjalani itu semua. Karena apapun terjadi, kenapa bisa terjadi, karena kehendak dari Tuhan, semua adalah ujian dan cobaan dari Tuhan kepada setiap insan-Nya. Menguji kita apakah kita cukup dan pantas untuk masuk ke tahap selanjutnya. Apakah kita lulus dari ujian itu dan naik kelas? Terus, kita diminta harus bersyukur, bersyukur atas ini dan itu, bersyukur , karena pasti ada hikmahnya dibalik itu semua. Bersyukur, untung kejadiannya cuma demikian, masih ada rasa beruntungnya.
Tapi, benarkah kita sebagai manusia , itu sungguh bisa pasrah dan rela dalam menerima kenyataan pahit yang terjadi dalam hidup ini. Yang sebelumnya, dalam kondisi aman- aman, dalam kondisi bahagia, sedang senang- senang, sedang bahagia, tapi seperti mengedipkan mata, semuanya berubah. Banyak kejadian yang kemudian secara mendadak merubah garis kehidupannya, baik secara materi, secara batin maupun secara akal sehat. Sungguh kita bisa ikhlas ? Sungguh kita bisa bersyukur dalam kondisi seperti ini?
Perubahan yang terjadi tentulah bukan perubahan yang biasa- biasa. Terkadang perubahan itu drastis dan memaksa siapa saja yang sedang berada dalam situasi, harus kuat dan mau tidak mau, harus berani menghadapinya. Itulah sebabnya, ada pepatah bilang, seperti roda, kadang diatas, kadang dibawah.
With Love,
semoga semua mahluk hidup berbahagia

Minggu, 29 Desember 2013

Bagian hidup mana yang ingin kamu ulang ??

Usia menjadi tolak ukur yang paling akurat dalam menentukan sudah berapa lama kita hidup dan terlahir didunia ini . Usia menjadi penentu bagi semua orang dalam menentukan tingkat kedewasaan, menentukan seseorang itu boleh mengambil keputusan sendiri, seseorang itu boleh memutuskan apa yang terbaik atau tidak untuk hidupnya. Juga termasuk penentu bagi seseorang apakah boleh melakukan suatu tindakan tertentu, dan sudah sewajarnya ( saatnya ) untuk membina suatu hubungan rumah tangga.
Sejak kamu dilahirkan ke dunia ini, sampai saat sekarang ini, tentu sudah mengalami banyak sekali pengalaman hidup. Mulai dari saat kamu masih baby, mulai bisa berjalan, berbicara, masuk sekolah, sampai saat ini. Sebagian besar juga pengalaman hidup kamu pada saat kamu masih kecil dan belum terlalu mengerti , kamu dapatkan dari cerita orangtua atau kerabat keluarga. Tapi sejak kamu mengerti, pengalaman hidup itu akan tetap lengket dan dibawa seumur hidup . Pengalaman demi pengalaman yang terekam begitu saja, bisa menjadi bagian dari hidup dimasa tua, disaat kita sudah mempunyai anak cucu dikemudian hari. Menceritakan beribu pengalaman manis maupun pengalaman pahit yang pernah menghampiri hidup. Berbagi dengan semangat, tanpa lelah hingga anak cucu kita akhirnya bisa menghafal semua pengalaman yang pernah kita alami.

Nah, dari sekian banyak pengalaman hidup yang kamu alami , menurut kamu, pengalaman hidup apa yang paling manis, yang paling berkesan yang tidak mungkin kamu bisa lupakan? Momen indah itu terjadi pada saat kamu berusia berapa?
Jika Tuhan mengizinkan, bagian dari hidup kamu yang mana yang ingin kamu ubah? Pengalaman hidup pahit dan tidak menyenangkan seperti apa yang kamu tidak ingin terjadi? Jika bisa, langsung skip deh ke bagian hidup yang lain. Atau jika boleh mengulang hidup ini, bagian hidup mana yang kamu ingin perbaiki? Kenapa ?

Ya, walaupun kita semua tahu, hidup ini hanya sekali, hidup ini tidak mungkin bisa diulang, sekarang ya sekarang, sekarang akan menjadi masa lalu, dan sekarang ini tidak bisa diulang lagi ketika sudah menjadi masa lalu. Ketika kita mempunyai masa lalu yang menyenangkan, tentu itu akan menjadi kenangan yang indah dan manis dalam menemani hidupnya. Sebaliknya, jika mempunyai masa lalu yang kurang menyenangkan, tentu tidak perlu untuk kita ratapi dan bersedih saja, yang penting adalah bagaimana kita dalam memperbaiki dan mendapatkan hidup yang lebih baik dari sekarang ini. Amin…
With Love,
–semoga semua mahluk hidup berbahagia—

Sabtu, 28 Desember 2013

Ngiri yuk yang positif...

Mendapatkan pujian adalah dambaan bagi setiap orang. Menjadi seseorang yang mendapat perhatian lebih dari banyak orang merupakan satu kebanggan tersendiri. Entah karena apa saja, bidang apa saja dengan latar belakang serta alasan apa saja. Menjadi juara kelas dibangku sekolah, menjadi juara dalam satu pertandingan , menjadi pembicara hebat, menjadi apa saja yang intinya selangkah lebih maju dari orang lain. Mendapatkan pengakuan akan keberadaan diri kita akan kelebihan dan keunggulan yang ada dalam diri kita. Atau mendapatkan nilai positif atas pembandingan dirimu dengan saudara kamu didalam keluarga. Pastinya bangga.

Tapi bagaimana jika itu bukan kamu? Apa yang kamu pikirkan, jika kamu bukanlah orang yang ada diposisi itu ?

Iri...??? Kagum sama orang itu ??? Pasrah ??? Terima apa adanya dirimu???



Tentu...ini adalah hal manusiawi yang dialami setiap kita sebagai manusia biasa. Wajar dan perasaan umum seperti itulah yang dialami. Setiap orang berbeda dengan orang lain dalam hal berperasaan. Ada yang kagum dan salut, ada yang ikut bahagia dan senang atas keberhasilan orang lain, ada yang biasa saja , ada yang iri, ada yang sirik ,ada yang tidak senang , marah dan kesal dan sebagianya.

Menjadi orang yang iri dan sirik dalam keadaan seperti ini bukanlah hal yang buruk. Menjadi orang yang kemudian tidak senang atas keberhasilan orang lain bukan juga menjadi malapetaka bagi hidup ini. Karena jika sirik dan iri itu dibelokkan ke arah yang positif akan sangat bermanfaat atas perubahan hidup ke arah yang lebih baik. Iri yang kemudian kita berbenah diri, iri yang kemudian membuat kita belajar lebih baik, berjuang lebih dari apa yang sudah kita lakukan, bekerja lebih keras lagi daripada apa yang sudah kita berikan selama ini. Iri yang kemudian membuat kita belajar dari orang tersebut, belajar dari kesuksesan dia, belajar dari segala kegagalan yang pernah dia lalui. Iri yang kemudian menuntut kita untuk harus bisa menyusul dan melangkah selangkah lebih depan dari orang tersebut.

Inilah yang akan menjadi hal positif dalam hidup yang seharusnya kita lakukan dalam kelangsungan hidup sebagai mahluk Tuhan yang paling tinggi derajat sosialnya. Menjadi manusia dengan segala kemampuan yang dimiliki, diharapkan untuk mengambil sisi positif dari segala aspek dan bidang. Karena , walaupun hal terkecil apapun yang terjadi, pasti selalu ada sisi positif dan negatifnya. Tergantung dari mana kita melihat dan memandangnya, tergantung dengan pemikiran dan sisi mana kita menilainya.

With Love,

---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---

Senin, 16 Desember 2013

Pentingkah itu Cinta???

Menurut saya, banyak cara buat kita dalam mengungkapkan rasa cinta kita kepada orang yang kita sayangi. Ada yang biasa- biasa saja, ada yang romantis , ada yang cuek, ada yang lebay dan berlebihan. Cinta ? Iya.. membahas tentang cinta juga tidak akan ada habisnya. Beribu orang mempunyai beribu arti dan pemahaman tentang cinta. Beribu orang pula mempunyai konsep dan pandangan yang berbeda tentang cinta. Lalu, apa itu cinta? Pentingkah itu cinta? Seberapa penting itu cinta? Dan kenapa harus ada cinta? Kenapa butuh cinta?
Jika cinta memang sesuatu yang luar biasa dan cinta itu indah, cinta itu penuh rasa sayang. Kenapa juga cinta yang membuat orang- orang menderita karenanya? Kenapa juga karena cinta, orang - orang bisa saling benci? Bahkan berakibat pada sesuatu yang membahayakan. Bukankah cinta membuat orang bahagia? Bukankah cinta itu agung dan suci? Bukankah cinta itu penuh kehangatan, kasih sayang dan penuh kebahagian?

Cinta oh cinta.. Cinta itu memang sesuatu yang rumit. Bagi orang - orang ada didalamnya, mengalami masa- masa istimewa yang bahagia. Cinta mempersatukan , cinta menyatukan , cinta jugalah yang kemudian membuat perpecahan. Kalau cinta, kenapa ada benci? Heran…Terus , apa beda cinta dan sayang? Apakah disetiap cinta itu ada sayang? Apakah cinta itu sayang? Jika cinta itu sayang dan mengasihi, kenapa cinta itu menyakiti? Lebih perlu cinta atau sayang? Ribet…
Kalau cinta itu luar biasa, kenapa bisa ada kata pisah? Apakah cinta itu sudah tidak ada? Apakah cinta itu tidak selamanya? Jika memang cinta itu tidak abadi, untuk apa ada cinta? Untuk apa orang mempunyai cinta?


Kata orang, cinta itu penuh warna, cinta itu beribu rasa, cinta itu buat orang lupa waktu, cinta juga yang buat orang bahagia. Tapi, kenapa banyak orang yang menderita karena cinta? Cinta itu buat orang sedih, cinta juga buat orang sengsara, cinta itu buat orang saling benci, cinta juga yang akhirnya buat orang jadi musuhan. Cinta itu buat perpecahankah?
Ya sudahlah, apapun itu cinta? Bagaimana kamu dalam ungkapkan rasa cintamu? Untuk apa cinta mu? Apa arti cintamu? Semoga, kamu mempunyai cinta yang luar biasa, cinta yang membuatmu bahagia, cinta yang buat kamu indah dan menyenangkan. Cinta yang abadi dan selamanya. Amin…
With Love,
---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---

Kamis, 19 September 2013

Andai Hidup Seindah Seperti dalam Film

Hidup terasa sangat berat untuk dijalani jika kita memikirkannya. Hidup terasa sangat membuat kita tidak berdaya dan harus terima apa adanya yang datang pada kita jika kita meratapinya. Banyak sekali permasalahan hidup yang berbeda yang dialami setiap manusia. Setiap dari kita mempunyai permasalahan tersendiri yang tidak pernah selesai bahkan tidak pernah akan selesai untuk dilalui selama kita masih bernafas.Begitu bangun pagi, begitu mata dibuka untuk menyongsong satu hari baru, saat itu jugalah kita memulai menjalani permasalahan hidup , apakah masalah kecil , masalah sepele, masalah yang bisa diselesaikan hingga masalah berat , masalah yang membutuhkan waktu yang lama untuk bisa diselesaikan.



Ada orang yang harus memikirkan , besok masih bisa dapat makan tidak ya? Ada orang yang memikirkan anak- anaknya besok dapat makan tidak ya? Ada orang yang memikirkan kontrakannya yang belum sanggup dibayar, yang belum sanggup membayar biaya sekolah anak-anaknya, ada yang terbelit hutang karena sesuatu hal yang sangat terpaksa, ada yang sedang berjuang keras melawan penyakit yang menimpanya, ada yang sedang putus cinta, ada yang belum mempunyai rezeki, ada yang tertimpa musibah, ada yang sedang bermasalah dalam kehidupan rumah tangganya, dan masih - masih lainnya dalam permasalahan yang berbeda- beda. 



Semasa kecil saya, sering mendengarkan pepatah kuno " Derita-mu tidak sebanding dengan derita-ku, masalahmu tidak sebesar masalahku " . Artinya, jika ingin membandingkan tentang hidupmu dan hidupku, tidak akan ada habisnya, tidak akan bisa ada perbandingannya. Karena hidupmu adalah hidupmu, masalahmu adalah masalahmu, hanya kamu dan dirimu saja yang menjalaninya, hanya kamu sendiri yang memahami kondisi yang sedang kamu lalui, sebagus apapun hidup , sejelek apapun hidupmu bahkan semenderita apapun hidupmu. Begitu juga hidup dan masalahku. Tidak akan ada orang yang bisa dan sanggup merasakannya. Untuk itu, saya sering berpesan pada diriku sendiri, bahwa, belajarlah untuk tidak menghakimi orang lain , karena apapun, karena kita tidak pernah berada di situasi dan kondisi orang tersebut.

Dan tidak akan habis juga , jika ingin membahas tentang hidup ini. Karena masing- masing mempunyai arti hidup dan jalan hidup yang berbeda. Walaupun sekaya apapun orang itu, sehebat apapun orang itu, mempunyai harta kekayaan yang melimpah, mempunyai suami/ istri yang sempurna, karier yang mantap dengan segudang prestasi yang tinggi, mau dia adalah pejabat, artis , profesional , ilmuwan , TETAP sama, semuanya mempunyai permasalahan hidup yang tidak mungkin bisa dihindari. 



Pernahkan kamu bayangkan, hidupmu seindah seperti FILM yang diperankan oleh para aktor, yang menggambarkan kesempurnaan hidup. Film yang menggambarkan bagaimana kita harus menjalani hidup ini dan mendapatkan kebahagian. Film yang mengajarkan kita harus berjuang , bekerja keras demi menggapai mimpi dan cita- cita. Film yang menceritakan, siapapun kamu, apapun kamu, asalkan giat, rajin bekerja, taat pada agama, pasti akan mendapatkan hasil yang maksimal dalam hidup. Begitu juga dalam Film , yang menceritakan keindahan hidup , orang baik pasti akan mendapatkan ganjaran yang baik, orang yang susah pasti akan berakhir indah dengan segala usaha dan upayanya.

Bagaimana Film mengisahkan semua hidup yang berakhir secara baik dan penuh kebahagiaan, bagaimana romantisnya sepasang kekasih dalam mengarungi hidupnya, dan beribu kisah hidup yang dikemas dalam genre film yang begitu mempesona dan begitu menginspirasi hidup. Seakan , film itu menuturkan hidup adalah demikian. Hidup yang ada dalam hidup begitu sederhana, permasalahan apa saja , seberat apapun, pasti ada jalan keluarnya, semenderita apapun seseorang, pada akhirnya akan menemukan kebahagiaannya. Dalam film, apa yang tidak mungkin , bisa saja terjadi. Lihat, sebegitu indahnya hidup ini dalam sebuah film. Semoga saja, kita semua, bisa mendapatkan apa yang menjadi harapan hidup kita, bahagia, seperti hidup didalam sebuah film. Amin..,

With Love,

@husinpengg
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---



Senin, 05 Agustus 2013

Menulis ya Menulis saja...

Ketika masih sekolah dulu, ya berkisaran masih SMU-lah kala itu, saya menemukan bahwa diri saya itu ada hobi menulis. Menulis tentang apa saja. Menulis tentang puisi, pantun , kata - kata mutiara dan sebagainya. Hingga pada akhirnya saya berhasil menuliskan sebuah cerpen tentang kisah cinta anak sekolah masa itu dengan memasukkan sedikit unsur kehidupan nyata yang terjadi pada saat itu juga. Cerpen itu, saya sudah lupa sama judulnya, dimuat di majalah sekolah yang terbit setiap 3 bulan atau 6 bulan sekali. ( berasa sudah tua yee.. sudah lama sekali rupanya tidak sekolah ). 

Bukan tentang cerpen itu yang ingin saya ceritakan kembali disini. Saya hanya sekedar teringat kembali akan asal muasal ketika memulai hobi menulis. Saat itu, menulis ya menulis saja. Tidak ada beban apapun, tidak ada rasa perasaan lain apapun selain menulis. Menulis ketika ingin menulis, menulis ya ketika tiba -tiba saja ingin menulis. Dengan menulis, saya merasa , bisa mengekspresikan sebagian jiwa saya yang tidak sanggup saya utarakan dengan kata - kata.

Hobi menulis itu seakan tamat riwayatnya saat sudah memasuki bangku kuliah. Dimana saat itu juga, saya mulai memasukkin kehidupan sebagai seorang manusia yang sebenarnya. Bekerja dan mencari uang. Selama sekian tahun, hobi menulis itu terpendam dalam hatiku begitu saja, tanpa bisa di-apa-apakan. Rasa rindu yang besar , kangen yang luar biasa terhadap menulis semakin menjadi- jadi saat membaca artikel, ulasan, novel, buku dan sebagainya hasil karya orang lain. Makanya, saat kerja dulu, begitu diminta untuk membuat draft surat, saya pasti senang sekali.



Sekarang, hobi menulis sudah kembali. Sudah menjadi bagian dari hidupku. Walaupun kenal dunia blogging sudah lama, tapi tidak pernah bisa untuk masuk ke dunia ini. Karena beribu alasan yang jika saya sendiri pikirkan kembali tidak jelas. 

Dan awal terjun sebagai blogger, masih sama, hanya ingin menulis, hanya ingin ekpresikan sebagian jiwaku yang tidak bisa saya utarakan dengan kata- kata. Sama, menulis ya menulis saja. Tapi semakin kesini, semakin mengerti dan semakin paham banyak hal akan dunia blogging. Ternyata, dunia blogging bukanlah tempat buat orang yang hanya ingin menulis saja. Jauh daripada itu. Banyak target dan tujuan tertentu yang bisa dicapai dalam dunia ini.

Terus kenapa ? Ada yang salah? Menurutku tidak ada yang salah. Setiap orang, setiap dari kita, siapa saja, berhak untuk melakukan apapun yang ingin dia lakukan tanpa harus ada paksaan dan tekanan dari pihak manapun. Berhak menentukan pilihan hidup masing- masing. Jadi, apapun tujuan yang ada dalam dirimu tentang dunia blogging ini ya Go ahead. 

Tapi bagiku, saya mungkin harus kembali ke asal muasal saya lagi, menulis ya menulis saja. Tidak perlu ada embel - embel apapun. Semoga dengan tulisanku, bisa memberi manfaat positif bagi orang lain yang membaca tulisanku. Kali saja, bisa menginspirasi. Dan anggaplah sebagai sebuah bonus atas hasil kerja keras kita sendiri, jika tulisan kita dihargai, dengan memenangkan perlombaan menulis dan lain sebagainya. Mendapatkan hadiah dan memenangi sebuah perlombaan adalah kesenangan tersendiri yang bisa memotivasi diri untuk semakin bisa membuat sebuah tulisan. Jangan menjadikan itu sebagai tekanan, beban dan apalagi menjadi paksaan buat diri sendiri. 

Ya ini sih menurut saya, sebagai seorang yang suka menulis yang masih amatir. Masih banyak hal yang harus saya pelajari dalam dunia tulis menulis. Apalagi dalam dunia blogging. Saya selalu belajar dan terus belajar. Saya paling suka menjadi silent reader dan berkunjung ke blog teman- teman, termasuk blog teman yang sering memenangi sebuah perlombaan. Berkunjung untuk belajar bagaimana menjadi seorang penulis yang bagus dan penulis yang bisa "menginspirasi" orang lain. Amin...

With Love,

Husin Peng / @im_hp3
---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---

Senin, 22 Juli 2013

Bahagia itu Kita yang Ciptakan, BUKAN Orang Lain!!!

" Aku ingin hidup bahagia....!!! "

Seperti sudah menjadi harga mati dan tidak bisa ditawar lagi, kalau hidup kita harus bahagia. Tapi apakah hidupmu sekarang sudah bahagia? Hal seperti apa sih yang akan membuat kamu bahagia? Dalam kondisi seperti apa sih, kamu bilang , hidupmu bahagia?

Punya banyak uang dan pasangan yang cantik / ganteng?
Punya rumah yang luas? 
Selalu juara disegala bidang yang digeluti?
Terkenal layaknya artis internasional ?
Selalu disayang? Mendapat hadiah? Mendapat pekerjaan yang bagus? Mempunyai jabatan yang tinggi?

Itu semua balik pada harapan dan ekpektasi seperti apa kebahagian hidup yang kamu mau. Masing - masing dari kita mempunyai tolak ukur yang berbeda tentang itu. 

Ada satu coretan didinding rumah jalan masuk ke tempat tinggalku. Tulisan yang simpel tapi itu cukup berhasil membuatku memikirkan kalimat itu sampai sekarang ini. Kalimat yang semua orang juga sudah tau, tapi terkadang tidak menyadarinya.



Benar, bahagia itu kita yang ciptakan, bukan orang lain. Bukan juga orangtua kita, pasangan hidup kita, anak- anak kita, bos kita, pekerjaan dan jabatan kita, bukan juga karena profesi kita.  Apalagi uang... Bukan...!!! 

Hanya kita sendiri yang bisa ciptakan kebahagiaan hidup kita sendiri. Semua ada ditangan kita. Jangan membuat dirimu stress, jangan pernah membuat dirimu sedih, tidak senang apalagi karena orang lain. Karena hidup ini untuk bahagia, dan setiap dari kita berhak untuk hidup bahagia. Apapun cerita hidupmu. Apapun latar belakang hidupmu. Nikmatilah hidupmu dengan caramu.. Karena kamu wajib BAHAGIA!!! Amin...

With Love,

Husin Peng / @im_hp3
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---






Senin, 15 Juli 2013

Tahan Hawa Nafsu dengan Melawan Diri Sendiri

Saya sendiri belum mempunyai pengalaman bagaimana menjalankan puasa. Apalagi puasa secara keagamaan seperti yang dilakukan teman- teman Muslim setiap tahunnya dibulan Ramadhan. Paling, yang pernah saya lakukan adalah puasa saat akan melakukan medical check up, kita harus puasa makan tapi masih boleh minum dari jam 10 malam - pagi harinya setelah melakukan medical check up. Itu saja , menurut saya, lumayan keteter , apalagi harus seperti yang dilakukan oleh umat Muslim dalam menunaikan Ibadah Puasanya.Tapi saya yakin, jika dilakukan karena dari hati, karena ketulusan dan kita melakukannya berdasarkan ajaran agama, semua tantangan dan cobaan terasa akan ringan dan seakan tanpa beban. Semua berbalik kepada insan yang menjalankannya.

Karena saya tidak mempunyai pengalaman khusus "Ramadhan " dalam menahan hawa nafsu dalam topik ini . Bukan berarti saya tidak punya pengalaman lainnya dalam hal menahan nafsu. Jika kamu sudah pernah baca artikelku tentang bagaimana saya bisa sukses menurunkan berat badan 21 kg, kamu akan tahu lebih banyak lagi diartikel ini, hal apa yang bisa membuat saya berhasil melakukan hal itu? Jika kamu belum pernah baca, silahkan klik disini.

Sama halnya seperti kamu yang sedang menunaikan Ibadah puasa, dalam konteks "diet" menurunkan berat badan atau lebih tepatnya adalah mengatur pola makan hidup sehat dan menjaga metabolisme tubuh tetap seimbang. Bedanya, menjalankan Ibadah Puasa, itu menahan nafsu makan dan minum, menahan emosi, menahan segala tantangan dan cobaan yang akan datang pada kamu, yang jika kamu berhasil melewatinya , kamu akan meraih satu kemenangan demi satu kemenangan lainnya di hari yang Fitri nanti. ( Maaf ya , jika ada yang salah, tolong diperbaiki ).

Dengan melakukan diet, kita memang boleh makan dan minum. Tapi satu hal yang pasti adalah kita harus menahan nafsu makan kita. Kita harus menahan lapar " mata " kita saat menjumpai makanan-makanan yang enak, apalagi makanan kesukaan kita. Kita semua tahu, bagaimana sih, menu makan bagi orang yang sedang menjalankan pola hidup sehat "diet" .Segala macam gorengan, makanan yang super lezat, selalu dihindari, bahkan nasi yang bagi semua orang, adalah makanan pokok. Yang rasanya belum makan apa-apa, jika belum makan nasi.

Dan saya berhasil melewati itu semua. Saya berhasil melalui cobaan dan rintangan yang datang menggodaku. Bagaimana jika hang-out bareng teman, semuanya pada makan enak, sedang saya, harus memilih menu yang cocok seperti salad. Bagaimana teman- teman dengan nikmatnya menyantap bakso, tahu goreng, pisang goreng , dan sebagainya , yang semuanya harus saya hindari.

Inilah yang akhirnya membuat saya berhasil : iman yang kuat,tekad yang bulat dan disiplin diri.

Jika kita mempunyai iman yang kuat, godaan seberat apapun, tidak akan berhasil menggoyahkan hati kita. Tidak akan ada yang berhasil merusak semua yang menjadi impian dan cita-cita kita. Bukan begitu dalam menunaikan Ibadah Puasa ??

Mempunyai tekad yang bulat akan membuat kita melangkah lebih jauh. Kenapa? Karena akan banyak hasutan- hasutan kanan -kiri yang akan membuatmu bimbang. Godaan dari luar menurut saya, terkadang masih bisa kita lawan , masih kita tolak, entah karena kita gengsi dan malu , takut omongan yang tidak enak. Yang berbahaya adalah dari dalam pikiran kita sendiri. Musuh seperti ini yang susah kita bendung. Karena kita melawan diri kita sendiri. Pernah dengar, musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri.
Jadi , dengan mempunyai tekad yang bulat, dengan pikiran yang positif , selalu melakukan hal positif, konsisten, dan disiplin pada diri sendiri, saya yakin kita akan mencapai apa yang kita impikan.

Nah, begitulah, tips dari saya, bagaimana kita bisa menahan hawa nafsu.  Kepada semua teman- teman Muslim, saya ucapkan : Selamat menunaikan Ibadah Puasa dan mari kita rayakan bersama " Kemenangan ini " di Hari yang Fitri nanti. Amin...

With Love,

Husin Peng
---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---

Senin, 01 Juli 2013

Awal July saatnya "Renungan" Resolusi 2013

Tidak terasa, hari ini, kita sudah memasuki bulan July. Menginjakkan kaki diawal bulan tanggal 1 July ini berarti kita sudah sukses melewati dengan sempurna 6 bulan pertama tahun 2013. Artinya sisa 6 bulan kedepan untuk kita menjalani dan menggenapkan perjalanan kita ditahun ini. Waktu begitu cepat berlalu, tidak peduli siapapun "dia" , waktu yang sudah lewat tidak akan pernah kembali lagi.



Pertanyaannya adalah, selama 6 bulan pertama tahun ini, sudah berapa banyak hal positif yang sudah kita lakukan dan bermanfaat bagi sesama? Sudah berapa banyak nilai positif yang kita tularkan untuk lingkungan sekitar kita? Berapa banyak resolusi yang sudah dicapai untuk perjalanan setengah tahun ini? Atau , apakah ada hal buruk yang tidak sengaja kita lakukan dan telah merugikan sesama? 

Dan sudah berapa banyak hal yang selama ini sudah dilewati, berapa banyak hal yang sudah dilakukan, itu sudah menjadi masa lalu, menjadi kenangan, entah itu kenangan baik atau kenangan buruk, dan akan menjadi bagian sejarah hidupmu yang hanya bisa diceritakan ke anak cucu dikemudian hari. 

Kemudian, Sesuai dengan resolusi yang pernah dibuat diakhir tahun 2012 lalu untuk tahun 2013, ayo, buka catatan sebentar, mari periksa, dari sekian poin resolusi yang dibuat, sudah berapa poin yang sudah dicapai? Atau mungkin juga, ada tambahan poin diluar dari resolusi yang dibuat , sebagai BONUS dari Tuhan. Nah, sisa berapa poin yang belum dicapai? Semua sudah tercapai atau semua belum tercapai? Hahahaa... ( jawab dalam hati saja yooo...)



Apapun hasil kerja keras yang sudah dilakukan untuk 6 bulan pertama ini, untuk semua pengorbanan yang sudah diperjuangkan untuk mendapatkan segala resolusi, impian dan harapan kamu. Baik sudah tercapai, belum tercapai, akan segera tercapai. Paling penting adalah bagaimana kita mengejar ketinggalan itu ? Bagaimana kita mengatur strategi baru untuk meraih impian dan harapan yang sudah kamu rangkum dalam satu halaman resolusi? 

Untuk segala hal negatif yang tidak sengaja dilakukan sebelumnya, tidak ada kata terlambat untuk merubahnya. Perbaiki kesalahan dan pelajari kesalahan itu untuk berbuat lebih baik lagi dimasa depan. Untuk segala hal positif yang sudah banyak dilakukan, tetaplah berbuat demikian dan tingkatkan, sehingga bisa menularkan kesekitar kita. Terlebih lagi , bisa menciptakan kehidupan yang baik, kehidupan yang damai, tentram dan sejahtera. 

Untuk resolusi yang belum dicapai, ayo..semangat, masih ada 6 bulan lagi untuk meraih ketinggalan itu. Masih banyak waktu , masih banyak kesempatan. Sekarang, hanya tergantung diri sendiri, seberapa niat dan tekad untuk meraih itu semua. Disiplin dan berusaha adalah caranya. Melakukan yang terbaik untuk diri sendiri adalah wajib. Disertai dengan doa. Selebihnya serahkan kepada Tuhan. Niscaya, kamu akan mendapatkannya. Amin...

With Love,

Husin Peng / @im_hp3
---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---






Rabu, 26 Juni 2013

Kita Terlahir kedunia ini karena Kita-lah Pemenangnya..

Kita ,terlahir sebagai manusia dimuka bumi ini  merupakan anugrah paling indah yang diberikan Tuhan. Kita patut dan wajib bersyukur atas karunia besar ini. Dan berterima kasih kepada kedua orangtua. Sebagai manusia , kita dibekali akal pikiran dan derajat yang lebih tinggi dibanding mahluk Tuhan lainnya. 

Dan pada dasarnya, sebagai manusia , kita selalu ingin menjadi yang terbaik. Ingin menjadi pemenang entah itu disekolah , dipekerjaan dan sebagainya. Kita ingin diakui keberadaan kita sebagai sesosok yang diperhitungkan sesuai dengan bidang / keahlian yang kita miliki. Memang tidak semua orang begitu. Tapi hal ini adalah wajar dan manusiawi. 


Ada satu hal yang perlu kita tahu, satu hal sepele dan sudah kita bawa begitu dilahirkan ke bumi ini. Bahwa terlahir kita sebagai pemenang. Kita dilahirkan karena kitalah pemenangnya. Iya.. kita sudah menang, menang melawan jutaan saudara - saudara kita lainnya ( sel sperma ) dalam perjuangan untuk membuahi sebuah sel telur, kita menang melawan mereka dalam perjuangan untuk bisa terlahir ke muka bumi ini. Sederhana bukan? 


Jadi, tidak ada orang didunia ini yang bukan pemenang. Tidak ada orang yang tidak menjadi juara. Tidak perlu berkecil hati, tidak perlu minder, karena kekurangan yang kita miliki. Justru dengan kekurangan yang kita miliki, kita harus berjuang dan berkarya lebih , menjadikannya sesuatu yang positif. Sama seperti disaat kita berjuang melawan saudara- saudara kita lainnya yang kalah dan tewas dalam pertarungan itu. 

Berpikir positif dan yakinlah.. kamu pasti bisa, aku juga bisa , kalian bisa  dan kita semua pasti bisa.. karena kita bisa.. kita dilahirkan karena kita-lah pemenangnya..!!! Amin...

With Love,

Husin Peng
---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---

Jumat, 07 Juni 2013

Waktu : Musuh lain bagi Manusia

Kangen berat sama rumahku ini. Sudah 3 minggu saya meninggalkannya, karena pekerjaan yang sibuk tidak menentu. Terkadang memang punya waktu kosong yang bisa saya manfaatkan untuk menuangkan isi pikiran, tapi terkadang diserang penyakit malas yang luar biasa. Yang akhirnya hanya bisa bengong didepan layar monitor tanpa berbuat apa - apa.

Kekosongan yang tercipta selama 3 minggu ini, tentunya juga mempunyai segudang cerita dan pengalaman hidup baru yang hanya akan menjadi bagian dari cerita hidup. Suka , duka , bahagia, senang, perasaan kesal, perasaan stres, amarah, deg-deg-an, tertawa lepas, tertawa sinis, dongkol dan ntah apa lagi bentuk ekpresi perasaan yang pernah saya alami itu. Semuanya menjadi satu. Suka atau tidak suka, toh sudah dilewati.

Waktu berlalu begitu cepat, bahkan begitu cepat. Hingga rencana untuk pulang ke Medan diawal Juni ini saja saya sudah melewatinya. Semua orang , siapa saja dari kita juga sudah tahu dan paham dengan amat sangat, waktu yang sudah dilewati tidak akan dapat diulang lagi, selamanya. Baik buruknya kehidupan yang berlalu itu hanya akan menjadi masa lalu, hanya bisa untuk dikenang atau mungkin bisa dijadikan guru , sebagai pengalaman hidup supaya bisa melangkah lebih baik ke masa depan.



Jika boleh, mari kita berhenti sejenak, pejamkan mata, ambil nafas yang dalam dan kemudian pelan - pelan dihembuskan, sambil memikirkan dengan tenang , apa yang sudah dilakukan untuk 5 bulan pertama tahun 2013 ini? Resolusi apa saja yang sudah dicapai ? Kehidupan seperti apa yang sudah dilewati selama masa waktu itu? Kebahagiaankah ? Kesempurnaan hidupkah versi masing-masing yang sudah dilalui? Atau kebalikannya? Berapa banyak perbuatan yang telah dilakukan ( sengaja atau tidak ) yang merugikan orang lain dan lingkungan? Berapa banyak perbuatan yang telah dilakukan yang bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan?

Dan apapun itu, bagaimanapun caramu dalam menjalani hidup ini, tetaplah ingat, bahwa satu detik itu hanya berlaku untuk satu detik itu saja, satu detik yang sama itu tidak akan pernah terulang lagi. Karena itu semua, manfaatkan waktu, gunakan detik per detik sebaik mungkin. Lakukanlah sesuatu yang menurutmu terbaik untuk hidupmu. Entah untuk hidupmu sendiri, untuk keluargamu, untuk lingkungan sekitar ataupun untuk negaramu.

Tidak ada satu orangpun didunia ini yang mampu perang melawan waktu. Siapapun !!!

Saat ini, waktu sudah menjadi musuh tersendiri bagi manusia selain diri sendiri. Setiap hari, setiap saat, manusia selalu kejar-kejaran dengan waktu. Ada yang jika boleh meminta, 1 hari itu jangan hanya 24 jam, ada yang minta, jika boleh mengulang kembali masa lalu, ada yang minta ,jika boleh, ada tambahan beberapa jam saja, mungkin semuanya akan jauh lebih baik.

Bangun dipagi buta, sudah harus bertarung dengan waktu agar tidak terlambat sampai kantor? Agar tidak terlambat masuk sekolah. Bertarung dengan waktu , agar tepat waktu sampai ditempat meeting dengan klien, kejar-kejaran dengan waktu agar tidak ditinggal pesawat, bus, kereta dan sebagainya. Harus lembur kerja sampai larut malam agar kerjaan bisa selesai tepat waktu. Melawan waktu untuk bisa capai target. Korbankan waktu untuk keluarga demi karier.

Dan setelah itu, setelahnya diperjuangkan. Apa?? Selanjutnya apa? Apakah yang kita perjuangkan sesuai dengan hasil yang kita inginkan? Setelah dengan sekuat tenaga, setelah dengan usaha dan mati-matian bertarung dengan waktu, apa yang kita dapat? Sesuaikah?

Bagaimana dengan kamu?


With Love,

Husin Peng

---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia ---

Kamis, 09 Mei 2013

Bukti manusia itu pribadi egois...

Terlahir sebagai manusia sungguh merupakan anugrah terbesar dari Tuhan. Terlepas apa latar belakang dan bagaimana kita dalam menjalani hidup ini, manusia tetaplah mahluk ciptaan Tuhan yang paling tinggi derajatnya. Manusia sebagai mahluk sosial , yang dibekali segudang akal pikiran, manusia tetaplah manusia biasa. Manusia yang juga mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Tergantung bagaimana kita  mengaplikasikannya dalam keseharian. Memanfaatkan segala kelebihan yang ada kemudian menutupi kelemahan orang lain, atau mencari kelemahan orang lain , sedangkan tidak peduli akan kelemahan sendiri. 

Diluar dari itu semua, ada satu hal yang sama dan dimiliki setiap individu. Saya , Anda, Dia, Mereka, Artis, Dokter, Presiden, siapa saja , menurut saya pasti punya satu hal ini. EGOIS

Okey, satu bukti. Ketika kita sedang berfoto ria, foto ramai-ramai, entah dengan sekelompok teman, entah foto ramai dengan keluarga, foto kelompok saat ada acara , foto perpisahan sekolah, foto bareng saat wisata ramai- ramai. Atau foto berdua, foto bertiga, foto berempat. Yang pasti adalah begitu melihat hasil jepretan, yang pertama kita lihat dan kita cari adalah diri kita sendiri. Aduh, bagaimana- bagaimana...  aku bagus gak , aku senyumnya uda pas belum, gayaku uda okey belum, aduh... kok mataku tertutup, aduh kurang senyum nih... aduh kurang  ini , aduh kurang itu...Terkadang juga tidak pedulikan bagaimana orang lain. Jika kita suka dengan hasilnya, pasti tersenyum puas. Jika tidak suka, eheemm...tidak jarang minta foto ulang... hahaha.... benar tidak? Setuju tidak?

Ini adalah manusiawi, hal yang sangat umum dan tidak ada yang salah. Begitulah adanya manusia dengan beragam karakter dan pribadinya yang berbeda- beda. Toh tidak ada manusia yang sempurna, tapi manusia berhak untuk berusaha untuk mencapai kata sempurna menurut versi masing- masing dalam hidupnya. 

With Love,

Husin Peng
---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---






Senin, 06 Mei 2013

Hey Dunia, apasih yang tidak aman dari Indonesia???

Heran...iya.. sungguh sangat heran dan menyedihkan. Geli dan tertawa geli dalam hati. Aneh dan merasa sangat aneh. Bahkan terlalu aneh untuk diperbincangkan. Itulah yang saya rasakan akhir pekan lalu ketika mendapatkan berita bahwa Aerosmith, band Rock dunia yang sangat terkenal itu BATAL untuk manggung di Jakarta, Indonesia. Dan untuk kesekian kalinya, artis dunia batal manggung di Indonesia. Alasan yang klasik, alasan yang sangat tepat, alasan yang luar biasa diplomatis, karena alasan keamanan.

Ingat Lady Gaga, ingat Rihanna,,,,??? Ingat??? Atau artis dunia lainnya .. yang termasuk dalam deretan artis yang batal manggung di Indonesia. Kenapa ?? Saya masih bingung, masih puyeng jika mencoba memikirkan persoalan ini. Saya sih orang awam, orang biasa yang kurang mengerti dan tidak tahu menahu soal pelik seperti itu. Setau saya, untuk sekelas artis Internasional, biasanya mereka selalu meminta segala persyaratan yang harus dipatuhi dan ditaati oleh promotor. Apapun itu.. Bahkan terkadang terkesan sangat mengada-ada. Apalagi masalah keamanan, tentulah ini menjadi point terpenting, point nomor satu, atau malahan diatas segala- galanya. 

Tapi, dari segi mana Indonesia kita ini, tidak aman? Dari sudut pandang sebelah mana sih? Dari cara berpikir seperti apasih bisa menyimpulkan soal keamanan yang akhirnya membatalkan itu semua. 

Dari segi politik kah?? Seiring memanasnya suhu politik di Indonesia kah? 
KPK sedang gencar- gencarnya kah menelusuri seluk beluk si koruptor?
Sosial ekonomi kah? Ujian Nasional yang gagal Ujian Nasional kah? Kemacetan Jakarta kah? Cuaca yang tidak menentukah? atau Dana yang kurang? Uang yang kurang? Duit, hepeng , money lah untuk bahasa inggrisnya.... atau apa?? APA????

Tentu, siapa saja berhak menentukan sikap dan berhak menentukan yang terbaik untuk hidupnya. Termasuk Aerosmith, berhak untuk menentukan segalanya. Walaupun kita tidak tahu apa sih yang sebenarnya terjadi dibelakang layar? 

Dan, inilah kerugian yang saya rasakan, mungkin juga Anda, Dia, Siapa saja yang menjadi bagian dari Bangsa ini, Bangsa Indonesia. Kenapa tidak? Seketika mereka mengumumkan pembatalan manggung di Jakarta , karena alasan keamanan, seketika itu juga pemberitaan itu menyebar ke seluruh dunia. Tanggapan positif dan negatif bisa saja muncul , sesuai dari sudut pandang mana melihat. Jika soal keamanan dan merasa Indonesia tidak aman untuk dikunjung menjadi isu utamai, maka ini akan menjadi negatif dan kerugian besar bagi kita. 

Lha... semuanya sudah terjadi. Tentu saja, ini menjadi PR besar bagi kita semua, untuk membuktikan ke dunia , masyarkat Internasional, bahwa, Indonesia itu aman, Indonesia nyaman dan pantas untuk dikunjungi. Indonesia menjadi destinasi wisatawan dunia. Indonesia itu bangsa yang ramah , terbukti dari banyaknya artis dunia lainnya yang manggung di Indonesia, entah itu di Jakarta, Bandung, Medan, Bali atau daerah lainnya. Tidak sedikit dari mereka kembali dan kembali manggung di Indonesia. Ayo.. kita buktikan bersama. Amin...


With Love,

Husin Peng
---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---










Rabu, 01 Mei 2013

Sudah siap atau belum untuk sukses?


Sepertinya sebuah kesukesan memang sudah menjadi tujuan akhir  hidup  semua orang yang ada dimuka bumi.. Terlepas dari arti kesuksesan itu sendiri bagi setiap individu yang berbeda - beda. Tapi  umumnya adalah sukses berkaitan erat kemapanan, materi, masa depan hidup yang cerah, posisi dan jabatan yang bagus, nama dan popularitas dan sebagainya.

Tidak sedikit dari kita atau boleh dibilang hampir semua dari kita, mengharapkan kesuksesan menghampiri kita semua. Ketika waktu sekolah dulu, sering ditanya, apa cita- cita kamu jika sudah besar nanti? Ada yang bilang ingin menjadi Presiden, ingin menjadi Dokter, ingin menjadi Arsitek, ingin menjadi Pilot, ingin menjadi ini, ingin menjadi itu, yang intinya adalah ingin  menjadi orang yang sukses. Cita- cita menjadi Presiden, Dokter, Arsitek, Pilot dan sebagaianya adalah tidak terlepas dari arti kata sukses dalam arti  kemapanan dan  materi .Bahkan ada juga sebagian orang yang terang-terangan mengatakan ingin menjadi orang suskes. Semua itu sah - sah saja.

"Karena Semua Orang Berhak untuk Sukses..."



Sejak kecil, waktu kita masih duduk dibangku sekolah dasar, kita sudah disuguhi berbagai pertanyaan - pertanyaan masa depan kita. Kita secara tidak sadar sudah ditanamkan dan dibombadir pikiran kita, bahwa kita itu harus menjadi orang yang sukses. Menjadi suatu keharusan dalam hidup bahwa kelak , kita besar nanti , kita harus sukses. Terlebih lagi adalah dorongan orangtua dan latar belakang hidup masing- masing individu yang berbeda.

Dalam setiap doa orangtua untuk anaknya, pasti tidak terlepas satu kalimat doa " Semoga anak saya menjadi orang yang sukses " diluar dari serangakian kalimat doa yang dipanjatkan. Bagi yang merayakan ulang tahun, baik merayakan bersama keluarga, teman- teman satu geng atau teman - teman kantor, pasti ada kalimat doa " semoga sukses ya ". 

Setiap kali ada perpisahan yang terjadi, perpisahan apapun, pasti juga ada kalimat doa " semoga sukses ya ditempat yang baru ". Atau jika dalam pertemuan keluarga , apalagi sudah lama tidak bertemu, selalu terselip kalimat doa " semoga sukses ya". 

" Makin sukses saja nih, semoga sukses terus ya dan berbagai variasi kalimat sukses lainnya untuk orang yang sudah sukses, tengah menikmati kesuksesannya, yang sedang mau menuju kesuksesan sampai yang belum  sukses " menjadi tradisi yang memberi energi positif bagi orang yang didoakan. Disini, saya bukan membahas masalah kesuksesan itu, apalagi cara mencapai kesuksesan, karena tidak akan  ada habisnya jika membahas itu. Setiap individu dengan individu yang lain berbeda juga mengartikan kata sukses dalam kesehariannya. Berbeda juga , cara masing - masing orang dalam mencapai kesuksesannya. 
Tapi .. Apakah kita sudah siap untuk sukses?
Banyak sekali kisah hidup yang ada disekitaran kita. Tentang teman- teman kita sendiri, saudara - saudara kita, temannya teman kita, saudaranya saudara kita, teman lama, saudara jauh. Siapalah gitu. Yang memang sudah sukses , yang memang dari sononya keluarga mereka sudah sukses, yang dari biasa- biasa saja kemudian sukses karena kerja keras, yang mendadak sukses karena satu hal, yang sudah sukses kemudian tambah sukses. 

Tidak sedikit juga dari mereka yang sudah meraih kesuksesan dari hasil jerih payahnya atau sukses karena faktor lainnya, terbawa arus kesuksesan yang membuatnya lupa diri, sehingga jalan terakhirpun dilaluinya, terjebak dalam kesuksesan itu sendiri, yaitu kembali ke titik awal yang malahan lebih parah.

Pernah tau cerita tentang pemenang lotere milyaran rupiah kemudian jatuh miskin ? Pewaris kekayaan orangtuanya yang menghabiskan seluruh aset keluarga dan jatuh miskin? Cerita tentang kekayaan yang membutakan mata hati si anak yang mengusir orangtuanya sendiri setelah mendapatkan harta? Atau jatuh miskin karena ditipu mitra bisnis? Kesuksesannya tiba - tiba saja lenyap karena tidak tau mengatur apa yang sudah didapatkannya? Atau Anda ( pembaca artikel ini ) pernah mendengarkan kisah yang lebih memilukan lagi yang bahkan kadang nyawa juga sebagai taruhannya.

Kesemua kisah diatas itu bisa terjadi menurutku karena belum adanya persiapan kita untuk sukses? Lha .. apa hubungannya ? Apa perlu persiapan hanya untuk sukses saja ? Tentu.. apapun itu dalam hidup, harus ada persiapan, sering dengar bukan, sediakan payung sebelum hujan, buatkan rencana A,B,C dan sebagainya.

Persiapan diri seperti moral, mental, manajemen diri terhadap pengaturan materi , terhadap kepuasan diri, terhadap lingkugan dan keluarga. Moral sebagai acuan paling penting, karena kita tidak ada moral, kita lupa akan agama dan moral, kita akan lupa diri, lupa pada keluarga dan lingkungan yang akhirnya yang muncul hanya egoisme, keangkuhan, kesombongan yang menjadi raja dalam diri. 

Mental akan kesuksesan diperlukan agar kita siap menghadapi kesuksesan yang datang menghampiri. Tidak terkejut batin yang akhirnya lupa diri , bagaimana menikmati dan menyiasati kesuksesan yang datang itu. Terlebih lagi adalah, kita harus bisa mengatur manajemen diri kita, harus persiapkan pengaturan diri ,  dan kepuasan batin . Mempersiapkan diri sebagai seorang yang pintar, punya wawasan yang luas dan yang peka terhadap pendidikan, peka terhadap situasi yang semuanya bisa menjadi bekal kita dalam menjalani kesuksesan kita nantinya. Tidak bisa tertipu, mengerti pengaturan keuangan, tahu yang mana penting dan tidak penting, yang perlu dan tidak perlu dan  tidak serta merta menghabiskannya secara berfoya- foya. 

Ayo.. persiapkan diri masing- masing untuk sebuah kesuksesan yang sudah ada didepan mata kita? Jangan sampai kesuksesan itu yang justru membuat kita jatuh terpuruk lebih parah kedalam pahitnya kehidupan ini. Amin..

With Love,

Husin Peng 
---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia ---

Punggung itu Ibarat masa lalu...


Punggung, salah satu bagian tubuh manusia yang tidak bisa dilihat secara langsung oleh sipemiliknya pada umumnya. Bagian belakang dari tubuh itu hanya bisa dinikmati orang lain dan kita sendiri dengan bantuan kaca cermin. Mempunyai punggung yang indah, bagus , punggung yang atletis, punya sayap yang sempurna bagi binaraga, atlet atau kebalikannya, mempunyai punggung yang biasa - biasa saja, cenderung rata, tidak berbentuk dan terkesan seadanya, tetap saja pada satu kenyataan, tidak bisa dilihat dan dinikmati.


Begitu juga dalam kehidupan ini, setiap dari kita punya masa lalu, masa kecil, masa- masa yang sudah lewat, masa yang sudah tidak bisa diulang dan hanya bisa dikenang saja. Apakah itu, masa lalu yang penuh kenangan indah? Masa lalu yang bahagia, masa - masa yang penuh keceriaan, masa lalu yang selalu tersenyum tanpa harus pusing akan kehidupan ini ? Atau mempunyai kenangan masa lalu yang sebaliknya, masa lalu yang pahit, mempunyai kenangan buruk dimasa kecil, kenangan yang kurang bahagia, kenangan pahit yang selalu datang menghantui dan kemudian menjadi trauma. 



Apapun masa lalu hidup kamu, itu adalah masa lalu dan tetap menjadi masa lalu dan selamanya masa lalu yang tidak mungkin akan terulang lagi. Menjadi kenangan dan bagian dari hidup kamu yang pernah kamu lalui. 

Karena, satu detik setelah ini, sudah menjadi masa lalu....

Mari kita belajar dari punggung kita sendiri, belajar dari apa maksud dan tujuan terciptanya sebuah punggung. Kita selamanya tidak akan bisa melihat punggung kita sendiri, seindah atau sejelek apapun itu. Demikian juga dalam menghadapi kehidupan ini, kita tidak perlu lagi selalu memandang kebelakang, melihat ke masa lalu hidup kita yang bagi sebagian orang punya kenangan buruk ataupun bagi sebagian orang justru penuh dengan kenangan indah. Menjadikan masa lalu sebagain bagian dari pengalaman hidup, menjadikan masa lalu sebagai bagian dari pembelajaran hidup untuk melangkah lebih baik lagi kedepan.

Kita tidak bisa memilih masa lalu kita, tapi kita bisa menentukan masa depan kita....



Biarkanlah masa lalu menjadi kenangan dan apa adanya. Tidak juga harus malu atau tidak percaya diri akan masa lalu yang kurang begitu menarik ceritanya dan tidak juga harus terlalu berbangga dengan masa lalu yang indah. Yang penting, bagaimana kita meniti dan menentukan masa depan. Itu lebih penting. 

Sama seperti punggung, kemanapun kamu pergi, dia akan selalu besertamu, dia selalu mengikuti, selalu bersamamu, setiap saat, setiap waktu, setiap masa. Masa lalu juga menjadi bagian dari kamu, selalu berada dibelakang hidupmu,  kemanapun kamu pergi, tetap dan selamanya , hanya menjadi masa lalu.

Siapapun kita, yang mempunyai masa lalu yang kurang begitu indah ceritanya, lupakan, bangkitlah dan terus bekerja keras, tataplah masa depan. Tidak perlu meratapi masa lalu, biarkan dia menjadi teman hidup yang memberi pengalaman hidup untuk kita supaya lebih baik dan lebih baik lagi. Masa depan masih panjang, teruslah melangkah maju kedepan, songsonglah masa depanmu, raihlah hidupmu. Karena hanya kamu yang menentukan masa depan kamu, kamu yang menciptakan masa depanmu, mau cerita  kehidupan seperti apa, kamulah yang menulisnya sendiri saat ini juga. Semoga kita semua, mendapatkan apa yang kita impikan. Amin...

Ingat...Hidupmu ada ditanganmu sendiri..

With Love,

Husin Peng
---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---